Senja di Bukit Batu

Matahari kian berlalu, dia tlah ingin menutup hari,  dan aku  terbuai oleh nyanyian alam yang bersenandung merdu, dalam alunan musik orkesra lambaian pelepah kelapa sawit yang di buai angin kian kemari, dan burung burung pun tak ingin ketinggalan dengan siulan merdu semakin  melengkapi orkesra alam, tak jauh dariku samar samar terdengar gelak tawa para pemanen sawit, berdansa indah dengan tangkai egrek yang mengikuti alunan nada alam menghujam tajam pelepah dan tandan. Lama sudah tidak menikmati hal seperti ini,  ini tak langka jika ingin menikmatinya, Bukit Jaya-Ranah Palabi, kapan kau akan kesini, kan ku bimbing kau kelereng bukit batu. Memang tak semudah itu, mungkin jalannya sedikt berbatu, jalan setapak yang berduri, namun tak usalah gentar, aku pernah melewati lebih dari ini. Matahari kian berlalu, kita sudahi hari ini. (idc)